Penyebab Penyakit Kulit|Kudap|Panu|Kudis|Kanker Kulit|Asma|Penyakit Jantung
..

Pertolongan Pertama pada Diare Bayi dan Balita

Pertolongan Pertama pada Diare Bayi dan Balita

pertolongan diare pada anak
Pertolongan Pertama pada Diare Bayi dan Balita - Duh bun, kalo bayi dan balita kita terkena gangguan pencernaan seperti diare kayanya kasian ya. Selain mereka belum bisa berkomunikasi atau ngomong, jadinya mereka nangis. Ada loh teori yang menjabarkan arti tangis2xan bayi, nanti deh dicoba di posting.

DIARE


Nah terkait dengan Diare pada bayi dan balita, kita kenali dulu apakah gangguan pencernaan yang dialami oleh balita kita itu adalah diare, atau hanya gangguan pencernaan lain. Untuk penyebab penyakit diare bisa dilihat artikelnya di www.penyebab-penyakit.com juga kok Bun, cek aja.

Menurut data Ikatan Dokter Indonesia, balita di Indonesia biasa terserang Diare 2-3 kali dalam setahun. Pertolongan utama yang dianjurkan adalah pemberian oralit. Penyebab diare pada balita di Indonesia terutama disebabkan oleh sanitasi yang buruk dan tentunya masih tingginya kasus gizi buruk di Indonesia yang menjadi penyebab penyakit diare pada anak.

Anak dinyatakan menderita diare dapat dilihat ketika buang air besarnya encer dan lebih sering daripada biasanya. Tinja anak yang mengalami diare dapat mengandung lendir dan daah, tergantung pada penyebab gangguan pencernaan diarenya. Gejala yang menyertai diare akut adalah rasa mual yang menyebabkan anak muntah dan juga demam. Kadang gejala muntah dan deman muncul terlebih dahulu sebelum gejala buang air besar abnormalnya.

Mencret, mual dan deman menyebabkan anak dehidrasi karena cairan tubuh terus terbuang. Bila tidak ditolong akibatnya akan lebih parah daripada gangguan pencernaan diare pada orang dewasa. Jika tidak ditanggulangi, dehidrasi akan semakin parah dan menyebabkan anak tampak cengeng, gelisah, bahkan pingsan. Mata tampak cekung, bibir dan lidah kering dan air mata tidak keluar ketika menangis.
Ya memang, bahaya utama dari penyakit diare adalah efek sampingnya yaitu dehidrasi akibat kekurangan cairan. Kekurangan cairan nantinya akan berimbas pada gangguan tubuh lainnya. sehingga cara utama untuk menanggulangi diare adalah menanggulangi efek sampingnya terlebih dahulu, sekaligus baru mengobati penyakitnya. Misalkan diare karena bakteri, maka antibiotik obatnya, jika diare karena hal lain maka berbeda pula pengobatannya tergantung diagnosa dokter.

Kita sebagai orang tua hanya bisa mengcounter akibat dari diare yaitu dehidrasi, dan tentunya segera konsultasi dengan dokter mengenai penyebab pasti dari gangguan pencernaan yang terjadi.

Berikut adalah hal yang perlu diketahui sekitar Penyakit Diare pada Anak :
1. Bagaimana mengetahui anak saya menderita Diare?
  • perubahan intensitas buang air besar, bisa lebih dari 3x sehari
  • Perubahan konsistensi tinja, seperti menjadi lebih encer, mencret dan terkadang bercampur lendir atau darah
  • perubahan volume tinja yang berbeda dari biasanya (diatas 200gr/hari)

2. Apakah Penyebab Diare?
  •  Diare sendiri adalah keadaan penyakit yang disebabkan oleh gangguan pencernaan lain, contohnya Infeksi bakteri salmonella, shigellae, escherichia colli, dll
  • Infeksi Virus : rotaviruses, Norwalk Viruses, dll
  • Infeksi Parasit : Amebiasis, Giardia
  • Kelainan Anatomi : Malrotasi Usus, Hichsprung disease
  • Keracunan makanan, alergen, efek samping pengobatan, dll

3. Mengapa Diare dapat menyebabkan kematian?
Penyebab utama kematian akibat diare adalah kondisi dehidrasi akibat dari kehilangan cairan dan elektrlit dalam jumah besar yang tidak tergantikan sehingga terjadi ketidakseimbangan fluid dalam tubuh, syok hypovolemik hingga kematian. Tanda tanda dehidrasi adalah
  • Dehidrasi ringan : penampilan fisik normal, rasa haus meningkat, penurunan jumlah urin yang dikeluarkan
  • Dehidrasi Sedang : kulit anak dingin dan pucat, mata cekung, air mata berkurang, bibir dan mulut kering, resah, cemas, sulit buang air kecil
  • Dehidrasi Berat : kulit dingin dan pucat, air mata tidak ada, lemas, walaupun haus tapi tidak mau minum, kulit perut menjadi tidak elastis, ketika dicubit maka akan lama kembali ke bentuk semula
4. Apa Pertolongan Pertama pada Diare Anak dan Balita?
Pertolongan pertama adalah tentunya menjaga agar keseimbangan cairan dalam tubuh cukup. cairan disini bukan hanya air, tetapi juga mineral elektrolit yang dibutuhkan tubuh, biasanya menggunakan larutan garam oralit. Tetapi ingat, selalu memberikan sesuai dosis. berikut adalah ilustrasinya :
  • Berikan oralit sebanyak 50ml/kg BB untuk dehidrasi ringan dan 100ml/kg BB untuk dehidrasi sedang, sedangkan untuk dehidrasi berat terkadang cairan infus dibutuhkan.
  •  Setiap serangan diare berikutnya berikan 10-20ml/kg BB anak
  • Tetap berikan anak makan dan minum atau ASI selama pemberian oralit.
5. Resep Membuat Larutan Oralit yang Benar
  • Bila anda tidak menyediakan larutan oralit sachet maka lakukan cara membuat larutan oralit yang benar berikut ini :
  • larutkan satu sendok gula putih dan 1/4 sendik makan garam dalam 200ml air hangat, atau
  • larutkan delapan sendok gula dan satu sendok garam dalam 1000ml air hangat
Sekian artikel mengenai Pertolongan Pertama pada Diare Bayi dan Balita semoga berguna. Ingatlah selalu menjaga kebersihan lingkugan terutama makanan yang di konsumsi oleh anak dan balita kita. Karena mencegah lebih baik daripada mengobati. Cek juga artikel mengenai Kanker Kulit


share this article to: Facebook Twitter Google+ Linkedin Technorati Digg
Posted by Bokek Traveler, Published at 8:29 AM and have

ADS

..